Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Februari 2013

Cara mengganti IP Address


Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
Bagaimanakah mensetting atau mengganti IP address? Kali ini akan saya tuliskan mengenai “Cara Mengganti IP Address pada Windows XP”, cara-caranya adalah:

1. Klik Start –> Contol Panel –> Network and Internet Connections –> Network Connections. Hingga muncul seperti gambar dibawah ini :
2. Klik Kanan Local Area Connection –>Properties –>Double Klik Internet Protocol (TCP/IP) atau Klik Internet Protocol (TCP/IP) lalu Properties
Hingga keluar kotak dialog seperti ini :
3.  Klik pada Use the following IP address dan kemudian Isikan IP Address, Subnet Mask, Default Gateway dan juga DNS nya.
4.  Klik OK –> OK
5.  Finish

Jumat, 01 Februari 2013



          Sistem pengalamatan jaringan

                               Mencari Network dan Broadcast
Soal:
a.       192.168.1.100/24
b.      172.71.17.17/29
c.       202.125.100.200/26
d.      10.10.10.10/30
e.      191.168.100.160/27
f.        220.200.20.30/28
g.       180.60.50.150/25
 Jawab:
a.       192.168 .1.100/24
llllllll.llllllll.llllllll.00000000
Subnet mask      : 255.255.255.0
Network              : 192.168.1.0
Broadcast            : 192.168.1.255

NB:karena slash 24 sudah pas maka dari itu tidak perlu dihitung dan bisa di nalar.

b.      172.71.17.17/29
llllllll.llllllll.llllllll.lllll000
Subnet mask      : 255.255.255.248
Network              : 2x = 25 = 32
Host                       :2y  = 23 – 2 = 8 – 2 = 6
Kelipatan             : 256 – 248 = 8
( 0,8,16,24,32,40,48,56,64,72,80 ……)

Netwok
172.71.17.16
172.71.17.32
Ip Awal
172.71.17.17
172.71.17.33
Ip akhir
172.71.17.30
172.71.17.38
Broadcast
172.71.17.31
172.71.17.39

c.       202.125.100.200/26
llllllll.llllllll.llllllll.ll000000
Subnet mask      : 255.255.255.192
Network              : 2x  = 22 = 4
Host                       : 2y  - 2 = 26 – 2 = 64 – 2 = 62
Kelipatan             : 256 – 192 = 64
(0,64,128,192,256)
Network
202.125.100.128
202.125.100.192
Ip awal
202.125.100.129
202.125.100.193
Ip akhir
202.125.100.190
202.125.100.254
broadcast
202.125.100.191
202.125.100.255

d.      10.10.10.10/30
llllllll.llllllll.llllllll.llllll00
Subnet mask      : 255.255.255.252
Network              : 2x = 26 = 64
Host                       : 2y – 2 = 22 – 2 =  4-2  =2
Kelipatan             : 256 – 252 = 4
(0,4,8,12,16,20,24,28,32,36,40,…)

Network
10.10.10.8
10.10.10.12
Ip awal
10.10.10.9
10.10.10.13
Ip akhir
10.10.10.10
10.10.10.14
Broadcast
10.10.10.11
10.10.10.15

e.      191.168.100.160/27
llllllll.llllllll.llllllll.lll00000
subnet mask      : 255.255.255.224
Network              : 2x = 23 = 8
Host                       :2y-2= 25 – 2 = 32 – 2 = 30
Kelipatan             : 256 – 224 = 32
(0,32,64,96,128,160,192,…)

Network
191.168.100.160
191.168.100.192
Ip awal
191.168.100.161
191.168.100.193
Ip akhir
191.168.100.190
191.168.100.222
Broadcast
191.168.100.191
191.168.100.223

f.        220.200.20.30/28
llllllll.llllllll.llllllll.llll0000
Subnet mask      : 255.255.255.240
Network              : 2x = 24 = 16
Host                       : 2y – 2 = 24 – 2 = 16 – 2 = 14
Kelipatan             : 256 – 255 = 16
(0,16,32,48,64,80,96, …)

Network
220.200.20.16
220.200.20.32
Ip awal
220.200.20.17
220.200.20.33
Ip akhir
220.200.20.30
220.200.20.46
Broadcast
220.200.20.31
220.200.20.47

g.       180.60.50.150/25
llllllll.llllllll.llllllll.l0000000
subnet mask      : 255.255.255.128
Network              :2x = 21 =  2
Host                       :2y – 2 = 27 – 2 = 128 – 2 =  126
Kelipatan             : 256 – 128 =  128
(0,128,256)
Network
180.60.50.0
180.60.50.128
Ip awal
180.60.50.1
180.60.50.129
Ip akhir
180.60.50.126
180.60.50.254
Broadcast
180.60.50.127
180.60.50.255

Selasa, 29 Januari 2013

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer dan Kelebihan Kekurangannya

1. Pengertian Topologi BUS

Topologi Bus  merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.


Kelebihan
  • Hemat kabel
  • Layout kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan
Kekurangan
  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas
  • Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2. Pengertian Topologi RING
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.

Keuntungan
  • Hemat Kabel
Kerugian
  • Peka kesalahan
  • Pengembangan jaringan lebih kaku

3. Pengertian Topologi STAR
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.

Kelebihan :

  • Paling fleksibel
  • Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
  • Kontrol terpusat
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
  • Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kekurangan :

  • Boros kabel
  • Perlu penanganan khusus
  • Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Senin, 14 Januari 2013

crimping kabel utp

Cara Membuat Kabel UTP RJ45 ( Straight & Cross )


Kali ini saya repost dari sahabat blogger yang kebetulan juga saya ingin tahu cara membuat/ Mengkrimping Kabel RJ45 dan Urutan Kabel Straight & Cross untuk bisa membuat jaringan pada komputer yang terbuhung secara online ke internet/lokalSelain bermanfaat bagi saya dan anda juga yang ingin belajar membuat kabel jaringan lan sendiri. Ikuti saja langkah - langkahnya dibawah ini.

Sebelum memulai, tentu kita harus punya alat untuk mengkrimping seperti : 
  • Tank Crimping
  • Kabel UTP
  • Konektor RJ-45
  • Cable Tester
Tank Crimping

Tank krimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengkrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui. Dan di bawah ini adalah gambar tank crimping : 

Kabel UTP
Kabel UTP perlu kita gunakan untuk saling menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni,dan ini warna kabel kecil yang ada di dalam kabel UTP :

URUTAN-URUTAN KABEL UTP (Straight dan Cross):
Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :
Ujung A

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat



Ujung B

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat
Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :
Ujung A

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Ujung B

   1. Putih Hijau
   2. Hijau
   3. Putih Orange
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Orange
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Konektor
Konektor adalah peripheral yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.
Kita harus mempunyai konektor RJ-45 untuk dipasangkan pada ujung kabel UTP. dan alat ini sangat berguna sekali.
Cable Tester
Cable Tester adalah alat untuk menguji hasil krimpingan kita,tapi kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil krimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangan berguna bagi kita untuk mengetahui hasil krimpingan kita,di bawah ini contoh gambar Cable Tester:
Praktek membuat kabel Straight
  • Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
  • Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
  • Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
  • Masukan kabel  yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
  • Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada  konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel.
  • Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain
  • Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.
  • Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).

Demikian penjelasan Cara mengkrimping kabel RJ45, Urutan kabel Straight & Cross, dan juga praktek pemasangan kabel Straight. Semoga bermanfaat bagi agan-agan sekalian !!!